3 Days to Forever

copyright by Miles Films

gambar diambil dari: milesfilms.com

Satu judul film Indonesia yang saya tunggu-tunggu rilisnya di bulan Maret ini, film (lagi-lagi) karya Riri Riza, “3 Hari untuk Selamanya” AKA “3 Days to Forever”, sebuah pemilihan judul yang witty dan mengingatkan saya pada Motorcycle Diaries nya Walter Salles pun Little Miss Sunshine nya Dayton-Faris.

Sekali lagi, karya romantik ala Riri Riza yang bercerita tentang dua anak muda, yang melakukan perjalanan selama 3 hari yang akan mengubah pandangan hidup, diri mereka dan hubungan mereka satu sama lain untuk selamanya. Sebuah tema yang menjanjikan bukan? Terus terang pertama kali mendengar proyek ini diumumkan beberapa bulan lalu, ekspektasi saya sudah membumbung, akhirnya film Indonesia yang (sepertinya) layak untuk ditonton. (disclaimer: opini pribadi). Sebuah Oase ditengah ketidakcocokan saya dengan genre film lokal yang tengah membara di layar-layar studio bioskop kita. Bukannya saya seorang pemuja Riri (meski jujur, saya salut pada karya-karya dibawah bendera Miles Films), tapi setidaknya ada alternatif pilihan tema daripada seperti yang sudah-sudah. Lagipula saya tidak rela uang berapa puluh ribu itu dibuang percuma hanya untuk tontonan tidak jelas yang notabene bisa ditonton secara gratis di tipi-tipi (TV maksudnya). Harapan saya sih, film ini tidak mencoba menyesap tema-tema besar namun karena sejumlah tabu dan faktor sensor harus berakhir (menurut saya) nanggung seperti Long Road To Heaven pun tidak mencoba bertutur secara pretensius dengan cara yang rumit dan mbingungi. Semoga.

Kapan ya dirilisnya?

9 Tanggapan ke “3 Days to Forever”


  1. 1 Dendi 28 Maret 2007 pukul 4:58 am

    weleh.. adinia wirasti ya?
    dulu waktu jamannya AADC.. dia keliatan tomboy banget.. sama sekali gak menarik..
    kemarin terakhir nonton film yang dibintangi dia (Tentang Dia sama Dunia Mereka) ternyata Adinia Wirasti seksi juga ya.. :-p
    wah..wah kayanya bakal seru nih film..
    Maret juga kah? berarti hampir barengan dengan Nagabonar jadi 2 dong ya?
    weleh2

    sapi:umm….kl mau jujur sih, harapan saya aktrisnya bukan Adinia Wirasti, but somebody with more charm *halah*
    btw, udah dirilis lho bos, tapi di festipal film hongkong….

  2. 2 escoret 29 Maret 2007 pukul 2:00 am

    weh,hrs nonton nichh….!!!

  3. 3 lowo 2 April 2007 pukul 7:16 pm

    males nonton yen artis’e ora dian sastro
    kekekek…

  4. 4 Irwan 3 April 2007 pukul 4:23 am

    Naah, yang begini ini yang ditunggu. Film indonesia kok rata2 hantu terus yang keluar??

  5. 5 novita 5 April 2007 pukul 9:03 am

    kaget juga denger film indo bisa premier di hongkong&rencana premier di singapura juga…wowww great….u all guys……keep it up

  6. 6 kucel 5 April 2007 pukul 10:16 am

    disensor tapi…. sayang

  7. 7 maya 14 April 2007 pukul 4:55 am

    kembali dipertemukan ya..semacam reuni antara nico dan adinia

    sapi:reunian dengan tema yang berbeda, untungnya yang dibikin bukan aadc jilid dua, hehehe…

  8. 8 Jo Juan 14 April 2007 pukul 4:03 pm

    Wah disensor ya… hihihihihi

  9. 9 chie 20 April 2007 pukul 3:09 am

    g asik nih LSFna msk hrs disensor 8 potongan
    sensi bgt…
    anyway jd LSF kykna asik tuh bs ntn film baru duluan gratisan lg trs yg pasti unsensored
    hehehehe…

    sapi:heheehe, iya jugak yah….”beban moralnya” konon juga gede, konon lho ya tapi, konon… :D


Tinggalkan Balasan




Diarsipkan

Admin