The Angel Has Come

*Ehem, saya itu memang bukan blogger, cuma blogger jadi-jadian. Manusia lemah yang mudah tergoda untuk ikut-ikutan. Ketika musim friendster, mendaftarlah saya di situs sejuta umat itu, ketika musim blogspot, (sepertinya) saya juga mendaftar, ribut-ribut wordpress, tentunya saya juga tidak ketinggalan. Namun setelah melewati beberapa purnama, disinilah saya, meng-update blog saya yang mati suri sejak bulan keempat di tahun 2008. Saya memang pemalas, bahkan hanya untuk mandi sepulang mburuh terkadang (baca: sama sekali) tidak saya lakukan, untunglah nyonya saya sudah diungsikan menjelang hari H kelahiran hingga tidak ada protes yang melayang ke saya. Jadi begitulah, seorang weekend-husband yang malas atau seorang pemalas yang menjadi weekend-husband, terserah mana yang menurut anda lebih baik. :D
Kelahiran? Yap benar sekali, puji syukur ke Gusti Allah yang berkenan menitipkan amanahNya kepada keluarga muda yang masih bau riasan malam resepsi dan juga keegoisan sisa-sisa masa lajang kami. Tepat tanggal 21 Agustus 2008 kemarin, kartu keluarga kami bertambah satu daftar anggotanya, seorang putri cantik yang mempesona persis seperti Bundanya, hadir di keluarga kami. Alya Fatikha Ayudha, wanita mulia yang menjadi pembuka (dengan sedikit narsis nama marga dibelakang tentunya :P ). Seorang putri yang selama 40 minggu betah berlama-lama di perut sang Bunda akhirnya dilahirkan lewat proses sectio setelah semalaman tampaknya enggan meninggalkan tahtanya selama sembilan bulan belakangan. Adalah momen terindah sekaligus paling putus asa bagi saya, ketika hanya bisa berdiri dengan setengah sadar di depan pintu ruang operasi gara-gara tidak tidur semalaman. Tapi syukurlah Gusti Allah Maha Baik. Subhanallah.

Dan putri kecil itu kini sudah berusia sebulan lebih 2 hari, sudah membuat sang Bunda semakin pegal dari hari ke harinya karena 4 kilo bukan berat yang enteng untuk digendong-gendong setiap jamnya. Dan memang disinilah letak kecurangan saya, dimana saat seharusnya bergantian untuk menggendong sang putri, saya malah kabur ke Jakarta demi segenggam berlian dan sekarung emas untuk sang putri. :D

Selamat ulang bulan Alya!

5 Tanggapan ke “The Angel Has Come”


  1. 1 mizan 24 September 2008 pukul 8:05 pm

    anu… makan-makannya kapan?

  2. 3 au 22 Oktober 2008 pukul 8:10 pm

    Alhamdulillah
    semoga menjadi putri yg sholehah
    menjadi malaikat di surga dunia (baca: keluarga)
    Barokallah waffaqokumullah..

  3. 4 hafidz 28 Oktober 2008 pukul 2:53 pm

    cantik, kayak bapaknya :p

  4. 5 sapi 28 Oktober 2008 pukul 6:16 pm

    @ hafidz:

    *pantjal sik*

    ehem, terima kasih atas pujiannya…


Tinggalkan Balasan




Diarsipkan

Admin