<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>sapiterbang &#187; Review-nya Sapi</title>
	<atom:link href="http://flyingcow.wordpress.com/category/review-nya-sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://flyingcow.wordpress.com</link>
	<description>where sapi learn to fly!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2009 11:35:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='flyingcow.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8c9edc3de9b80cc13ba242ed81ffa537?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>sapiterbang &#187; Review-nya Sapi</title>
		<link>http://flyingcow.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://flyingcow.wordpress.com/osd.xml" title="sapiterbang" />
		<item>
		<title>Clap Your Hands Say Yeah!</title>
		<link>http://flyingcow.wordpress.com/2008/10/22/clap-your-hands-say-yeah/</link>
		<comments>http://flyingcow.wordpress.com/2008/10/22/clap-your-hands-say-yeah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 10:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapiterbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[A day in a life of a cow]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby!]]></category>
		<category><![CDATA[Review-nya Sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flyingcow.wordpress.com/2008/10/22/clap-your-hands-say-yeah/</guid>
		<description><![CDATA[Baiklah, setelah 2 minggu yang penuh dengan kepusingan sebagai DBA jadi-jadian maka semuanya berujung pada hari ini setelah semua data selesai di-cleansing, di-match dan akhirnya berwujud pada dua cakram padat yang telah menyita hari-hari kerja saya. Maka sudah sepantasnya untuk merayakan, Clap Your Hands Say Yeah!
Begitulah, sebuah perayaan atas kegembiraan yang menyenangkan membawa euforia pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=75&subd=flyingcow&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div>Baiklah, setelah 2 minggu yang penuh dengan kepusingan sebagai DBA jadi-jadian maka semuanya berujung pada hari ini setelah semua data selesai di-cleansing, di-match dan akhirnya berwujud pada dua cakram padat yang telah menyita hari-hari kerja saya. Maka sudah sepantasnya untuk merayakan, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Clap_Your_Hands_Say_Yeah_%28album%29" target="_blank">Clap Your Hands Say Yeah!</a></p>
<p><img style="max-width:800px;float:left;" src="http://havercamp.files.wordpress.com/2007/04/clapyourhandssayyeah.jpg?w=226&#038;h=226" alt="" width="226" height="226" />Begitulah, sebuah perayaan atas kegembiraan yang menyenangkan membawa euforia pada hari ini, singkat namun berkesan, persis seperti album Clap Your Hands Say Yeah yang menjadi soundtrack hari ini. Saya sendiri tidak punya kewenangan intelektual untuk mendefinisikan grup ini beraliran apa, hanya semata yang saya tahu bahwa aroma musiknya mengingatkan saya pada The Strokes di album Room on Fire. Sebuah komposisi yang jenius dan brilian, tribute terbesar pada sang vokalis yang membawakan seluruh lirik dalam album ini ke dalam sebuah kebebasan yang ekspresif. Jujur saja, mendengarkan Alec Ounsworth bernyanyi dalam <strong>The Skin on My Yellow Country Teeth</strong> seperti mendengar tetangga kamar saya bernyanyi di kamar mandi setiap pagi, namun anehnya justru malah harmoni itu terbangun disana. Intro yang kuat membuat lagu ini adalah first-crush saya di album ini setelah  dibuka dengan cukup aneh oleh <em>humming</em> tidak karuan dalam <strong>Clap Your Hands!</strong></p>
<p>Euforia yang menyenangkan, sebuah ending soundtrack yang pas, sebuah kemegahan yang dapat saya rasakan dari <strong>In This Home on Ice</strong>. Seperti melaju di jalanan tol pada pagi menjelang subuh dalam siraman cahaya halogen yang pucat. Ah, benar-benar cara yang tepat untuk mengakhiri sebuah kepenatan.</p>
<p>Track lain yang patut disimak: Heavy Metal, Sunshine and Clouds (And Everything Proud), Over and Over Again (Lost and Found).</p>
<p><a href="http://rapidlibrary.com/download_file_i.php?qq=clap%20your%20hands%20and%20say%20yeah&amp;file=3814006&amp;desc=clap+your+hands+say+yeah++.zip" target="_blank">Berminat?</a></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flyingcow.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flyingcow.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flyingcow.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flyingcow.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flyingcow.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flyingcow.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flyingcow.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flyingcow.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flyingcow.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flyingcow.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=75&subd=flyingcow&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flyingcow.wordpress.com/2008/10/22/clap-your-hands-say-yeah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9edae208209499c743d5da60f05ae79b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sapiterbang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://havercamp.files.wordpress.com/2007/04/clapyourhandssayyeah.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Transport Tycoon Anyone?</title>
		<link>http://flyingcow.wordpress.com/2007/12/07/transport-tycoon-anyone/</link>
		<comments>http://flyingcow.wordpress.com/2007/12/07/transport-tycoon-anyone/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 09:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapiterbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[A day in a life of a cow]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby!]]></category>
		<category><![CDATA[Review-nya Sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flyingcow.wordpress.com/2007/12/07/transport-tycoon-anyone/</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah beberapa belas tahun yang lalu ketika Windows 95 begitu merajai dan game DOS-based masih berseliweran di gamesphere tersebutlah sebuah game legendaris yang menyita waktu istirahat malam saya selama berpuluh-puluh malam, adalah Transport Tycoon game dari duo legenda Chris Sawyer dan MicroProse, yang membuat saya (saat itu) terkagum-kagum dengan konsepnya. Ya, sebuah game simulasi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=46&subd=flyingcow&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div align="justify">Alkisah beberapa belas tahun yang lalu ketika Windows 95 begitu merajai dan game DOS-based masih berseliweran di <i>gamesphere</i> tersebutlah sebuah game legendaris <img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/8/89/Transport_tycoon.jpg/300px-Transport_tycoon.jpg" alt="from en.wikipedia.com" align="left" height="184" width="279" />yang menyita waktu istirahat malam saya selama berpuluh-puluh malam, adalah Transport Tycoon game dari duo legenda <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chris_Sawyer">Chris Sawyer</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/MicroProse">MicroProse</a>, yang membuat saya (saat itu) terkagum-kagum dengan konsepnya. Ya, sebuah game simulasi yang memberikan skenario kepada kita untuk menjadi seorang tycoon perusahaan transportasi. Terdengar membosankan? Ho ho&#8230;tidak untuk saya, bayangkan saja disana anda mengontrol semua moda transportasi yang ada, mulai dari darat, laut, bahkan udara pun tercakup di dalamnya, ditambah dengan <i>plethora of vehicles to choose</i>, membuat game ini menantang. Masih belum terdengar menarik? Bayangkan saja SimCity (2000) namun titik beratnya ada di sektor transportasinya, disini anda adalah <i>builder</i> sekaligus <i>manager</i>, anda bisa membangun jalan yang menghubungkan kota-kota yang ada pada peta, membuat jalur kereta dari satu pabrik ke pabrik lainnya, membuat moda udara? Tentunya bisa saja. </div>
<p align="justify">Pada jamannya, animasi yang ditampilkan sangat mengesankan, simpel namun tepat sasaran, animasi bus yang mogok dan pesawat yang hendak take-off ditampilkan dalam game dengan halus dan menarik, pilihan kendaraan pun akan berkembang seiring dengan jaman (anda tidak akan menemukan Concorde ataupun kereta cepat ala <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Maglev_train"><i>Maglev</i></a> saat <i>timeline</i> game menunjuk tahun 1940). Akan tetapi sayangnya, <i>sound effect</i> untuk setiap jenis kendaraan terdengar monoton (anda tidak akan bisa membedakan suara antara Boeing dan Airbus yang hendak take-off) tapi bagi saya itu bukan masalah besar, lebih ke arah <i>icing-on-the-cake </i>saja. Yang jelas bagi saya, game ini <i>addictive! </i></p>
<div align="justify">Tertarik? <a href="http://gudangupload.com/filelink.php?filecode=bc811607dbb5d97058bc4ed02404c0d2">Disini</a> (versi TTD) atau <a href="http://www.openttd.org/downloads.php">Disana</a> (versi OpenTTD). <strike>Jangan lupa untuk set <i>compability</i>-nya ke Windows 95 </strike>(yang versi TTD). <i>Just play!</i></div>
<p>
<p>image taken from: wikipedia</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/flyingcow.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/flyingcow.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flyingcow.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flyingcow.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flyingcow.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flyingcow.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flyingcow.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flyingcow.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flyingcow.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flyingcow.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flyingcow.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flyingcow.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=46&subd=flyingcow&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flyingcow.wordpress.com/2007/12/07/transport-tycoon-anyone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9edae208209499c743d5da60f05ae79b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sapiterbang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/8/89/Transport_tycoon.jpg/300px-Transport_tycoon.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">from en.wikipedia.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Khilaf, eh Kalap&#8230; (Catatan Dari Suatu Sore)</title>
		<link>http://flyingcow.wordpress.com/2007/06/12/saya-khilaf-eh-kalap-catatan-dari-suatu-sore/</link>
		<comments>http://flyingcow.wordpress.com/2007/06/12/saya-khilaf-eh-kalap-catatan-dari-suatu-sore/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 06:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapiterbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[A day in a life of a cow]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby!]]></category>
		<category><![CDATA[Review-nya Sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flyingcow.wordpress.com/2007/06/12/saya-khilaf-eh-kalap-catatan-dari-suatu-sore/</guid>
		<description><![CDATA[
Entah apa yang ada dipikiran saya ketika di suatu sore di hari Kamis minggu lalu berbelanja buku setara dengan 65 liter bensin murni tanpa campuran dengan harga pertamina. Ya-ya, saya memang kalap (atau khilaf?), Pesta Buku Jakarta di Istora Senayan minggu kemarin adalah saat dimana untuk sesaat saya kehilangan kesadaran, terlebih jika mengingat tujuan awal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=44&subd=flyingcow&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1030/541962486_674c9d4e30_m.jpg" align="left" height="137" width="219" />
<div align="justify">Entah apa yang ada dipikiran saya ketika di suatu sore di hari Kamis minggu lalu berbelanja buku setara dengan 65 liter bensin murni tanpa campuran dengan harga pertamina. Ya-ya, saya memang kalap (atau khilaf?), Pesta Buku Jakarta di Istora Senayan minggu kemarin adalah saat dimana untuk sesaat saya kehilangan kesadaran, terlebih jika mengingat tujuan awal yang hanya memenuhi ajakan rekan satu kandang untuk sekedar &#8220;mampir-melihat&#8221;. Tapi rupanya godaan dari ratusan rak dan ribuan judul buku yang dipajang di ratusan stand penerbit lebih mampu mempengaruhi kesadaran saya daripada sekedar tekad basa-basi saat berangkat di awal tadi.</p>
<p>Maka jadilah bensin setara 65 liter itu dihamburkan dalam wujud lembaran-lembaran kertas buku, tidak semuanya baru, bahkan dua judul berupa buku bekas (dan sialnya justru jadi yang paling mahal). Dimulai dari penyusuran di sayap kanan Istora yang didominasi oleh penerbit-penerbit &#8220;klasik&#8221; seperti Djambatan dan Salemba Empat, ketidaksadaranpun dimulai, tidak banyak yang menarik, selain buku-buku diktat kuliah yang terasa basi dan stand Majalah Anima (?), meski begitu sekitar 15 an liter bensin juga terhambur disini untuk dua buku, yang pertama <strong>Kado Menyambut Buah Hati</strong> (hehe&#8230;) dari Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan <strong>The Crystal Garden</strong>-nya Mohsen Makhmalbaf. Separuh putaran berlanjut ke sayap kiri, dan berderet beberapa penerbit buku-buku eksotis (menurut saya) diantaranya adalah Lontar, yang menggoda dengan harga puluhan ribu untuk karya sastra lokal terjemahannya, tapi tidak cukup mampu menggoncang tangki bensin saya. Disebelahnya, (ini salah satu godaan tersulit), <strong>Menerjang Harapan Dari Jakarta Menuju Gedung Putih</strong> ditawarkan dalam harga diskon, cukup murah dibanding harga yang dipasang oleh Gramedia, namun toh saya memilih untuk melewatinya dulu terlebih di seberangnya setumpuk buku-buku kusam lebih menarik perhatian saya. Dan disinilah &#8220;malapetaka&#8221; itu terjadi. Yang pertama cuma buku ukuran saku, bersampul kover sederhana, cuma foto dengan judul yang kapital tebal, <strong>Bung Karno: Bapakku-Kawanku-Guruku</strong>, buku lama, yang dulu ringkasannya pernah saya baca di rubrik Terawangnya Intisari, bukan berisi ide-ide besar dari Si Bung yang anti-imperialisme ataupun pidato-pidato panjangnya yang berbusa-busa dan menggugah semangat, bukan, hanya sebuah catatan ringan mirip skrip naskah dari sebuah adegan dalam film yang ditulis ulang, tapi bedanya berisi kejadian nyata sehari-hari dari BK dan Guntur Soekarno Putra (sang penulis). Lucu, menghibur, sekaligus 8,9 liter bensin!. Tapi belum separah buku kedua, yang setara 38,8 liter bensin untuk sebuah cetakan lama <strong>The Rise and Fall of the Third Reich </strong>dari William L. Shirer. Total kerusakan sejauh ini 62,7 liter.</p>
<p>Seharusnya saya segera tersadar, secara saya sudah melampaui plafon anggaran bulanan saya untuk konsumsi literatur, terlebih dua hari sebelumnya <strong>Semua Berawal Dengan Keteladanan: Catatan Kritis Rosihan Anwar</strong> dan <strong>Jejak Langkah</strong> dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pramoedya_Ananta_Toer">Pak Pram</a> juga sudah terbeli (tidak termasuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Shonen_Magz">Shonen Magz</a> yang rutin dibeli sebulan sekali), tapi di pintu keluar, buku obral sepuluh ribuan dari Penerbit Gramedia masih terlalu sayang untuk dilewatkan, maka <strong>Sekali Merengkuh Dayung</strong> dari Diah Marsidi pun kembali terbeli. Akhirnya ketidaksadaran saya pun berakhir dengan tamparan keras sore itu, Semua Berawal Dengan Keteladanan di stand itu dijual dengan harga diskon, terpaut 3,7 liter bensin dengan harga yang saya peroleh dari Gramedia Toko Buku. Siaaal!</div>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<div align="justify"><em>*masih-dengan-penuh-penyesalan-untuk-3,7-liter-bensin-itu*</em></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/flyingcow.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/flyingcow.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flyingcow.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flyingcow.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flyingcow.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flyingcow.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flyingcow.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flyingcow.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flyingcow.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flyingcow.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flyingcow.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flyingcow.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=44&subd=flyingcow&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flyingcow.wordpress.com/2007/06/12/saya-khilaf-eh-kalap-catatan-dari-suatu-sore/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9edae208209499c743d5da60f05ae79b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sapiterbang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm2.static.flickr.com/1030/541962486_674c9d4e30_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Elephant in the room!</title>
		<link>http://flyingcow.wordpress.com/2007/05/10/elephant-in-the-room/</link>
		<comments>http://flyingcow.wordpress.com/2007/05/10/elephant-in-the-room/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2007 08:42:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapiterbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby!]]></category>
		<category><![CDATA[Omong Kosong!]]></category>
		<category><![CDATA[Review-nya Sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flyingcow.wordpress.com/2007/05/10/elephant-in-the-room/</guid>
		<description><![CDATA[&#160;
*
 Rabu malam saya diakhiri dengan Elephant, film Gus Van Sant yang menurut saya puitis dan astounding. Ya, setidaknya untuk saya yang di lima belas menit pertama harus berjuang melawan kantuk, film ini beralur lambat bahkan cenderung membosankan, tapi toh di credit-title saya tetap memberikan tepuk tangan. Bagi saya film ini puitis karena scene yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=43&subd=flyingcow&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/4/48/Elephant_movie_poster.jpg/200px-Elephant_movie_poster.jpg" height="262" width="185" /><strong>*</strong></p>
<p align="justify"> Rabu malam saya diakhiri dengan <a href="http://www.elephantmovie.com/"><strong>Elephant</strong></a>, film <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Gus_Van_Sant">Gus Van Sant</a> yang menurut saya puitis dan <em>astounding</em>. Ya, setidaknya untuk saya yang di lima belas menit pertama harus berjuang melawan kantuk, film ini beralur lambat bahkan cenderung membosankan, tapi toh di <em>credit-title</em> saya tetap memberikan tepuk tangan. Bagi saya film ini puitis karena scene yang diambil kebanyakan merupakan long shot dengan beberapa transisi berupa langit yang dishot dalam diam ala <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yasujiro_Ozu">Yasujiro Ozu</a> dan juga follow shots yang bermain dalam kesunyian masing-masing karakter. Timeline adegan yang saling terkait pada simpul yang tidak terduga juga salah satu daya tarik yang menghilangkan rasa kantuk saya, menontonnya seolah kita disuguhi oleh suatu perjalanan dengan sebuah bis tua ke negeri antah-berantah yang disetiap tikungannya adalah sebuah kejutan. Adegan pembuka yang diambil dari bird-view saat sebuah mobil melaju diantara jajaran maple yang merontokkan daunnya di sepanjang jalan adalah salah satu yang terbaik menurut saya. <em>Astounding</em> sebab di akhir film, kita disuguhkan oleh sebuah tikungan terakhir yang memberikan ruang bagi kita untuk merasa terkejut, merinding, kagum, heran, kecewa atau sekedar komentar ringan, &#8220;cuma itu?&#8221;.<span id="more-43"></span><br />
<strong>Elephant</strong> sendiri bercerita tentang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/School_shootings">school shooting</a> dengan kemiripan pada kejadian di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Columbine_High_School_massacre">Columbine</a>, tragedi beberapa tahun lalu yang kini <em>&#8220;hanya&#8221;</em> diurutan ketiga dalam jumlah korban setelah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Virginia_Tech_massacre">Virginia</a>. Film ini tidak mencoba menghakimi, tidak juga coba menciptakan suatu dramatisasi dari kejadian itu, semuanya hanya disajikan begitu saja, digelar seperti sayuran beku di supermarket, terserah mau dibeli atau tidak. Tidak ada pesan moral yang coba disisipkan paksa (atau saya yang kurang teliti?), juga bukan sebuah jawaban atas pertanyaan kenapa <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eric_Harris_and_Dylan_Klebold">mereka</a> harus melakukannya. Semuanya terserah pada kita untuk melihat permasalahan yang ada, apakah kita melihat <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/An_elephant_in_the_room">gajah di dalam ruangan</a> atau pura-pura tidak (mau) tahu. Ya, tidak mau tahu meskipun ada masalah yang segede gajah di depan kita. <strong>Elephant</strong> melemparkan tema-tema diantaranya, <em>bullying</em>, <em>depression</em> dan <em>frustration</em> yang dalam konteks ini terjadi dalam lingkup sekolah. Diluar itu? Tentu masalah yang ada lebih rumit dan ruwet lagi. Dan sialnya tidak cuma di Amerika sana tapi juga di negara ini, entahlah, jika di Amerika mereka punya akses pada senjata dan internet, tidak perlu heran jika balasan dari si korban adalah sebuah pembantaian. Lha di kita? Berhubung internet belum bisa dijangkau oleh seluruh warga (apalagi senjata) maka <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2005/05/30/brk,20050530-61701,id.html">tali rafia</a> atau <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2005/02/15/brk,20050215-48,id.html">obat serangga</a> adalah jawabannya. Ada sesuatu yang salah jika itu terjadi dan orang yang melihatnya berpura-pura tidak peduli dengan hal itu, mereka membiarkan bahkan jika ada kesempatan ikut terlibat di dalamnya, setidaknya itu kesimpulan dangkal yang saya ambil. Jadi, anda melihat gajahnya?</p>
<p><em>*gambar dari: Wikipedia, hak cipta pada pembuat poster.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/flyingcow.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/flyingcow.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flyingcow.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flyingcow.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flyingcow.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flyingcow.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flyingcow.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flyingcow.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flyingcow.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flyingcow.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flyingcow.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flyingcow.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=43&subd=flyingcow&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flyingcow.wordpress.com/2007/05/10/elephant-in-the-room/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9edae208209499c743d5da60f05ae79b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sapiterbang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/4/48/Elephant_movie_poster.jpg/200px-Elephant_movie_poster.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Marathon Nonton&#8230;</title>
		<link>http://flyingcow.wordpress.com/2007/01/29/marathon-nonton/</link>
		<comments>http://flyingcow.wordpress.com/2007/01/29/marathon-nonton/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2007 00:58:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sapiterbang</dc:creator>
				<category><![CDATA[A day in a life of a cow]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby!]]></category>
		<category><![CDATA[Review-nya Sapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://flyingcow.wordpress.com/2007/01/29/marathon-nonton/</guid>
		<description><![CDATA[Weekend kemarin, setelah rampung dengan segala tetek-bengek urusan“rumah-tangga”, rencana saya mau nonton pementasan terakhir Kunjungan Cinta-nya Teater Koma sekaligus foto-foto ambil gambar, tapi berhubung hujan yang ujug-ujug jadi akrab dengan langit Jakarta akhir-akhir ini, terpaksa saya harus membatalkan rencana tersebut. Kecewa memang, tapi mau apalagi, toh saya tidak senekat itu, lagipula minggu kemarin juga sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=22&subd=flyingcow&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;" align="justify"><em>Weekend</em> kemarin, setelah rampung dengan segala tetek-bengek urusan“rumah-tangga”, rencana saya mau nonton pementasan terakhir Kunjungan Cinta-nya Teater Koma sekaligus foto-foto ambil gambar, tapi berhubung hujan yang ujug-ujug jadi akrab dengan langit Jakarta akhir-akhir ini, terpaksa saya harus membatalkan rencana tersebut. Kecewa memang, tapi mau apalagi, toh saya tidak senekat itu, lagipula minggu kemarin juga sudah nonton tapi belum sempat foto-foto. Mungkin lain kali…</p>
<p>Akhirnya saya berpaling pada setumpuk dvd yang baru dibeli, belum sempat ditonton, saya pikir inilah saat yang tepat untuk menontonnya, sore hari, langit kelabu, hujan yang turun terus menerus dan suhu udara yang turun dibawah rata-rata normal, apa yang bisa dilakukan selain tidur, makan, nonton tv, atau kelonan (berhubung yang ini belum boleh, ya terpaksa ndak dilakukan) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Akhirnya dvd tadi yang jadi korban, mumpung ada waktu. Film pertama yang saya tonton adalah <a href="http://www.imdb.com/title/tt0046438/">Tokyo Monogatari</a> (Tokyo Story) film hitam-putih yang konon disebut-sebut sebagai <em>masterpiece</em> dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yasujiro_Ozu">Yasujiro Ozu</a>, sang <em>quiet master</em>. <span id="more-22"></span>Ceritanya sih sederhana, cuma masalah keluarga, orangtua yang tinggal di desa datang mengunjungi anak-anaknya yang tinggal di kota besar (Tokyo), simpel, benar-benar simpel, bahkan sampai ke pergerakan kamera dalam film yang (juga) simpel, sepanjang saya tonton, kamera hanya bergerak satu kali pada satu scene, ketika kamera mengikuti dari belakang gerakan Bapak-Ibu Hirayama yang berjalan di tepi pantai. Dan cuma itu! Sepanjang film, posisi kamera lebih banyak diam, istilahnya <em>stand-still</em>, mulai dari scene dialog antar tokoh, sampai perpindahan antar scene, gambar yang tersaji adalah gambar yang diambil dari posisi kamera yang diam. Namun disinilah Yasujiro Ozu mempunyai <em>trademark</em>, maka tidak salah jika seorang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Peter_Bradshaw">Peter Bradshaw</a> memberi julukan Ozu sebagai <em>The Quiet-Master</em>. Tentang cerita? Secara saya bukan seorang tukang kritik film profesional dengan segala istilah-istilah rumit yang hanya ada dibuku maka saya punya standar yang gampang untuk mengklasifikasikan sebuah film bagus atau tidak, sebuah film akan saya sebut bagus jika dalam setengah jam pertama nonton saya tidak ngantuk lalu tanpa sadar jatuh tidur, dan Tokyo Monogatari membuat saya terjaga sepanjang film sampai di akhir <em>credit-title </em>saya memberikan tepuk tangan. Untuk film yang saya sebut kurang bagus? Film-film yang ketika saya terbangun bahkan saya lupa judulnya.</p>
<p>Film kedua, <a href="http://www.imdb.com/title/tt0398913/">DOA</a>, pernah dengar DOA kan? Game X-box laris yang digemari banyak laki-laki karena “gambarnya”, maka filmnya Corey Yuen tadi juga tidak jauh beda dari “gambar” dalam gamenya (red: Corey Yuen ini sutradaranya, bukan yang main!). Film yang menyiksa, secara saya dalam setengah jam pertama harus berjuang melawan kantuk, hanya demi <a href="http://www.imdb.com/name/nm0883480/">Holly Valance</a> yang dalam film berlari-lari kesana kemari dalam “busana-yang-agak-kurang-sopan”. Tidak banyak yang bisa diceritakan disini selain mbak Holly yang “segar”.<span>  </span>Film ketiga, <a href="http://www.imdb.com/title/tt0100998/">Dreams (Yume)</a> dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Akira_Kurosawa">Akira Kurosawa</a>, film yang terdiri dari kumpulan film pendek, dan terbagi dalam beberapa “dreams”, satu yang paling saya suka adalah “The  Peach Orchard”, sebuah kombinasi powerful dari warna, komposisi dan <em>scoring</em>, <em>feast for eyes!</em> Satu yang sama-sama <em>feast for eyes</em> adalah “Crow” dimana <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Scorsese">Martin Scorsese</a> muncul sebagai salah satu cast. Film keempat adalah <a href="http://www.imdb.com/title/tt0053134/">Ohayo! (Good Morning)</a>, lagi-lagi dari Yasujiro Ozu, cuma kali ini gambarnya sudah berwarna (dimana termasuk dari sedikit film-film Ozu yang sudah berwarna), di luar kebiasaan, Ohayo adalah film komedi dari Ozu, dan seperti seharusnya komedi, film ini sukses membuat saya tertawa sepanjang durasinya terlebih adanya adegan-adegan bodoh yang melibatkan <em>farting</em>. Film yang simpel, berpusat pada kakak-adik Minoru dan Isamu yang menolak untuk bicara demi mewujudkan televisi yang jadi keinginan mereka. Ingat karakter Dwayne di <a href="http://www.imdb.com/title/tt0449059/">Little Miss Sunshine</a>?</p>
<p>Benar-benar marathon yang melelahkan, dari hari sabtu sampai minggu total empat film yang saya tonton, namun saya masih menyisakan yang terbaik untuk terakhir, <a href="http://www.imdb.com/title/tt0089881/">Ran (Chaos)</a>,masterpiece terakhir dari Akira Kurosawa (konon).</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/flyingcow.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/flyingcow.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/flyingcow.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/flyingcow.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/flyingcow.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/flyingcow.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/flyingcow.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/flyingcow.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/flyingcow.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/flyingcow.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/flyingcow.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/flyingcow.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=flyingcow.wordpress.com&blog=455595&post=22&subd=flyingcow&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://flyingcow.wordpress.com/2007/01/29/marathon-nonton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9edae208209499c743d5da60f05ae79b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sapiterbang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>